A Note of The Heart

Your Tagline

  • 28th April
    2012
  • 28

Pertanyaan Penting

spesial Untuk kalian terutama para calon dokter

Riri, aku saat ini sedang kuliah semester akhir di sebuah universitas  negeri. Aku kuliah disebuah jurusan yang cukup favorit, yaitu jurusan  Kedokteran. Sebuah jurusan – yang aku yakini – dapat membuat hidupku lebih baik di masa mendatang.

 Bukan kehidupan yang hanya untukku, tetapi juga buat keluargaku yang telah susah payah mengumpulkan uang agar aku dapat meneruskan dan meluluskan kuliahku. Kakakku juga rela untuk tidak menikah tahun ini, karena ia harus menyisihkan sebagian gajinya untuk membiayai tugas akhir dan biaya-biaya laboratoriumku yang cukup tinggi.

  Hari ini adalah hari ujian semesteranku. Mata kuliah ini diampu oleh dosen yang cukup unik, dia ingin memberikanpertanyaan-pertanyaan ujian secara lisan. “Agar aku bisa dekat dengan mahasiswa.” katanya beberapa waktu lalu.

Satu per satu pertanyaan pun dia  lontarkan, kami para mahasiswa berusaha menjawab pertanyaan itu semampu  mungkin dalam kertas ujian kami. Ketakutanku terjawab hari ini, 9 pertanyaan yang dilontarkannya lumayan mudah untuk dijawab. Jawaban demi jawaban pun dengan lancar aku tulis di lembar jawabku.

 Tinggal pertanyaan ke-10. “Ini pertanyaan terakhir.” kata dosen itu.

“Coba tuliskan nama ibu tua yang setia membersihkan ruangan ini, bahkan seluruh ruangan di gedung Jurusan ini !” katanya.

  Seluruh ruangan pun tersenyum. Mungkin mereka menyangka ini hanya gurauan, jelas pertanyaan ini tidak ada  hubungannya dengan mata kuliah yang sedang diujikan kali ini.


  “Ini serius !” lanjut Pak Dosen yang sudah agak tua itu dengan tegas. “Kalau tidak tahu mending dikosongkan aja, jangan suka mengarang nama orang Aku tahu ibu tua itu, dia mungkin juga satu-satunya cleaning service di gedung jurusan kedokteran ini. Aku tahu dia, orangnya agak pendek, rambut putih yang selalu digelung, dan ia selalu ramah serta amat sopan dengan mahasiswa-mahasiswa di sini. Ia  selalu menundukkan kepalanya saat melewati kerumunan mahasiswa yang sedang nongkrong. Tapi satu hal yang membuatku konyol.. aku tidak tahu namanya ! dan dengan terpaksa aku memberi jawaban  ‘kosong’ pada pertanyaan ke-10 ini.

 Ujian pun berakhir, satu per satu lembar jawaban pun dikumpulkan ke tangan dosen itu. Sambil menyodorkan kertas jawaban, aku memberanikan bertanya kepadanya kenapa ia memberi ‘pertanyaan aneh’ itu, serta seberapa pentingkah pertanyaan itu dalam ujian kali ini.

“Justru ini adalah pertanyaan terpenting  dalam ujian kali ini” katanya. Beberapa mahasiswa pun ikut  memperhatikan ketika dosen itu berbicara.

  “Pertanyaan ini memiliki bobot tertinggidari pada 9 pertanyaan yang lainnya, jika anda tidak mampu menjawabnya, sudah pasti nilai anda hanya C atau D !”

Semua berdecak, aku bertanya kepadanya lagi, “Kenapa Pak ?”

Kata dosen itu sambil tersenyum, “Hanya yang peduli pada orang-orang sekitarnya saja yang pantas jadi dokter.”

Ia lalu pergi membawa tumpukan kertas-kertas jawaban ujian itu

 

 

  1. sedetiksimpati reblogged this from sonyindramawan
  2. shabrinavi reblogged this from sonyindramawan
  3. serbaserbisiraya reblogged this from sonyindramawan and added:
    tag @helgamarwa
  4. kipakipakipa reblogged this from sonyindramawan
  5. doublesdoublez reblogged this from sonyindramawan
  6. rekkytriandhini reblogged this from sonyindramawan
  7. sonyindramawan posted this